Pontianak, 12 Januari 2026 — Apel pagi bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menjadi momentum strategis untuk mengawali tahun 2026 dan menyatukan langkah seluruh insan Badan Bahasa, baik di lingkungan pusat maupun unit pelaksana teknis. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti secara serentak oleh balai dan kantor bahasa di seluruh Indonesia.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat turut berpartisipasi aktif dalam apel pagi tersebut dengan melibatkan seluruh pegawai, mulai dari Kepala Balai, Kepala Subbagian Umum, hingga staf di Aula Khatulistiwa Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, sebagai wujud kebersamaan dan komitmen dalam mendukung kebijakan nasional Badan Bahasa.
Apel pagi bersama ini dipimpin oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Badan Bahasa sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024. Peningkatan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran, baik di tingkat pusat maupun unit pelaksana teknis di daerah, termasuk kontribusi Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat. Capaian ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, tata kelola, serta layanan kebahasaan dan kesastraan di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Badan juga menegaskan pentingnya internalisasi nilai budaya kerja RAMAH dan SANTUN sebagai pedoman perilaku seluruh insan Badan Bahasa. Nilai budaya kerja RAMAH, yang mencakup responsif, akuntabel, melayani, adaptif, dan harmonis, menjadi fondasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Responsif diwujudkan melalui sikap tanggap dan cepat dalam merespons kebutuhan pemangku kepentingan. Akuntabel mencerminkan tanggung jawab, transparansi, serta keterukuran kinerja. Nilai melayani menegaskan orientasi aparatur pada pelayanan publik yang prima, adaptif menuntut kesiapan menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi, sementara harmonis menekankan pentingnya kerja sama dan hubungan kerja yang saling menghargai demi terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.
Selain itu, ditegaskan pula nilai budaya kerja SANTUN, yang meliputi setia, amanah, negarawan, teladan, unggul, dan ngemong. Nilai setia dimaknai sebagai loyalitas terhadap tugas, institusi, dan nilai-nilai kebangsaan. Amanah menekankan kejujuran dan integritas dalam menjalankan tanggung jawab. Sikap negarawan mendorong aparatur untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Nilai teladan mengajak setiap pegawai menjadi contoh perilaku positif, nilai unggul menumbuhkan semangat peningkatan kompetensi dan kualitas kerja secara berkelanjutan, sedangkan nilai ngemong mencerminkan sikap membimbing, merangkul, serta membangun kebersamaan secara humanis.
Melalui keikutsertaan dalam apel pagi bersama ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan nilai RAMAH dan SANTUN secara konsisten, memperkuat budaya kerja profesional, serta mendukung pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra Indonesia secara berkelanjutan.


